Limbah Batik Juga Berbahaya !!

Seperti yang kita ketahui bersama, batik mempunyai nilai yg sangat tinggi, banyak jg yang menyebut batik itu mewah, gaul, fashionable, budaya indonesia, dan lain sebagainya. Tapi, dibalik keindahannya ternyata batik mempunyai limbah yang berbahaya. Limbah ini bukan dari hasil produksinya, tapi dari proses pembuatan batik itu sendiri, khususnya yang cara tradisional. Penasaran? Langsung ni bro!!

Penyebab
Penyebab utamanya adalah bahan pewarna kimia. Klo ada yg nanya “ko bisa?”, Ya bisa mas bro. Batik itu kan salah satu proses pembuatannya di warnai, nah warna ini berasal dari pewarna kimia. Setelah di warnai, batik akan dicuci. Kebanyakan pengrajin batik akan membuang hasil cucian tersebut ke sungai ataupun selokan air. Dari situ lah limbah batik*zat kimia mulai menyebar.

Dampak limbah
Karena pembuangannya melalui air, maka efek langsung yang terkena adalah aliran air, seperti sungai, air sumur, bahkan laut *kalau lama2 dibiarin. Air akan berwarna kuning *kasus lain warna kemerahan dan berbau. Selain itu juga dapat menyebabkan kanker bila terkonsumsi, karena zat kimia yang ada di endapan limbah tidak dapat terurai.

Langkah antisipasi yang bisa diterapkan
1. Pengrajin mulai menggunakan bahan pewarna alami, seperti tingi, tegeran, jambal, secang, bahkan akar ataupun daun mengkudu, seperti yang dipaparkan oleh pengamat batik Dudung Alisyahbana.
2. Pemerintah pun ikut membantu dengan membuat ataupun menambah UPL (Unit Pembuangan Limbah) sehingga pembuangan limbah dapat terpantau dan terkendali.
3. Melakukan remediasi, atau pembersihan tanah atau air yang terkena limbah melalui mikroorganisme ataupun tanaman yang dapat menyerap logam seperti rami dan nilam.

Kasus real
Nah, ini kasus faktanya bro, di kota pekalongan alias kota batik, sekitar 12 ribu industri kecil membuang limbah di sungai, berdasarkan catatan Dinas Peraturan Kota dan Lingkungan Hidup Kota Pekalongan, dan UPL setempat hanya bisa mengolah 400 meter kubik limbah, padahal limbah yang dihasilkan lebih dari dua x lipatnya. Dan kemarin tanggal 3 oktober terjadi demo di kota pekalongan oleh Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Pekalongan.

Okeh, report gw sampe situ dulu hehehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: