Jalur 259 — Jalur Komplen Terhadap POLISI

Huf…Akhirnya bisa googling juga tentang Jalur 259. Awalnya gara2 postingan Kejelekan Polisi…yang kemudian salah satu komentar orang ada yang menyinggung jalur 259 dan gw gak tau apa itu 259, makanya gugling deh, dan dapet informasi dari http://www.jalur259.com * websitenya bagus juga lho, kirain serius bgt, karena termasuk website polisi hehehe…

Okeh..langsung aja ah…

jalur259

Jalur 259 adalah jalur bagi masyarakat untuk menyampaikan saran dan kritik mereka soal polisi.

Kata JALUR merupakan singkatan untuk ”JALAN LURUS” – jalur satu-satunya yang harus dipilih, jika rakyat ingin menyampaikan saran dan kritik untuk perbaikan polisi.

Tiga bintang menggambarkan 3 unsur yaitu: masyarakat, kepolisian dan kompolnas.

Angka 2 mencerminkan DUA pihak yang dijembatani oleh KOMPOLNAS, yaitu rakyat dan polisi.

Angka 5 melambangkan 2 tugas dan 3 wewenang Kompolnas (detail 2 tugas dan 3 wewenang ada di halaman kedudukan tugas dan wewenang).

Angka 9 memiliki 2 arti, yaitu:

  1. Angka 9 mewakili jumlah Komisaris KOMPOLNAS yang terdiri dari 9 orang.
  2. Sebagai angka tertinggi: Melambangkan etos kerja KOMPOLNAS. Dalam mengemban tugasnya, KOMPOLNAS akan bekerja optimal sehingga tujuan KOMPOLNAS untuk menyerasikan rakyat dan polisi bisa tercipta.

Hemm….klo diliat dari penjelasan logonya manteb yak…tapi gak tau nih, realisasinya gimana. kita lanjut lagi nyok ^^

Berdasarkan yg gw baca di websitenya, ada salah satu tugasnya yang memang menerima saran dan keluhan masyarakat mengenai kinerja kepolisian dan menyampaikan kepada Presiden. Nah…kalau dari temen2 ada yg gak suka sama kinerja polisi, ya laporin aja, biar langsung di tuntaskan ^^.

Cara mengadunya begini :

  1. Bisa lewat Telepon —— Telp ke Call Center Jalur 259, 0811 259 259. *sayangnya gak bebas pulsa, ya elah…masa didukung negara gak bebas pulsa??
  2. Bisa lewat Surat —— Kirimkan surat pengaduan dengan menyertakan nama lengkap sesuai KTP, nomor KTP, alamat, nomor telepon, serta rincian kasus Anda ke PO BOX 259 JKTM 12700.
  3. Lewat Website —— Kalau yang ini mengisi form di website jalur259.com

Tapi ada satu hal yang mungkin bisa bikin takut pelapor nih, setelah kita lapor, nanti si pelapor di apain?? apa nanti dipanggil dan setelah di selidiki laporannya dan ternyata gak terbukti si pelapor akan dikenai sangki?? atau yg lainnya?? gw gak nemuin ini di websitenya nih.

Selain itu, gw liat di websitenya tentang kasus yang udah diselesaikan atau yang lagi dijalankan, isinya gak ada, alias kosong …..Loh, ini emang belum di buat atau emang belum ada yg ngelapor atau emang gak ditampilin oleh jalur259??? gak tau deh.

Hemm..Mungkin untuk tau jawabannya gw harus nonton nih. di TV One, Jumat Pukul 22.00 WIB, ada program Jalur 259, yang tertulis di kompolnas.go.id sih di acara itu akan di kasih tau, kasus2 apa aja, sama si pelapor2 nya juga. Nonton ah…..

10 Comments

  1. Ponco.WD said,

    March 26, 2010 at 12:06 am

    Saya punya keluhan , pertanyaan dan kritikan buat Polri tapi jalur 259 (0811259259 ) tersebut sudah tak terhitung banyaknya saya SMS tidak bisa terkirim dan telphone langsung tidak pernah tersambung. mungkinkah jalur ini sudah ditutup..? kalau memang demikian sungguh2 sangat disayangkan karena sangatlah bermanfaat bagi masyarakat. andaikan belum ditutup kenapa jalur yang menggunakan APBN tersebut sangantlah susah untuk dihubungi …..?

    • condee78 said,

      April 8, 2010 at 4:57 am

      saya juga kurang tau, karena blum sempat mencari info2 kenapa bisa kejadian seperti itu. Mungkin jalur komunikasi polri sedang diganti karena “down” kebanyakan yang ngasih kritik dan saran (x aja sih hehehe)…ntar deh nyari info2 lagi

  2. February 7, 2011 at 8:30 pm

    Yth Pimpinan Kompolnas
    Dasar: wawancara Kompolnas lewat Radio Elshinta tg. 5 Februari 2011 jam 23.30.
    Diberitahukan dg. hormat bahwa saya kebakaran rumah di. Jl. Rungkut Mapan FB-4 Surabaya pada tanggal 25 Nopember 1998 jam 01.30.
    Rumah tsb beserta alat-alat kedokteran bila dengan harga sekarang adalah 2(dua) miljard rupiah.
    Bukti/Saksi kebakaran:
    1. Surat Keterangan Kapolsek Rungkut Surabaya No.Pol. 1134 A/II/1998/Polsekta tg. 25 Nopember 1998
    2. Ditinjau Ka. Laboratorium Polda Jawa Timur
    3. Bertemu/lapor Kepala Polisi Surabaya Timur tg. 20 Desember 2004
    4. Petugas Pemadam Kebakaran Pasar Turi Surabaya
    5. Dimuat di Koran Surya Jawa Timar tg. 26 Nopember 1998
    Sampai sekarang oleh Polisi tidak diproses pembakarnya (yang melakukan merubah zekering listrik sehingga menimbulkan kebakaran). Padahal sudah diketahui oleh Ka. Lab.Polda dan Ka. Polisi tsb diatas (butir 2 dan 3)
    Walaupun kejadian ini sudah lama, tetapi saya terus menuntut untuk diproses.
    Mohon kepada Kompolnas untuk memproses secara hukum dan surat saya ini diberi jawaban.
    Kemudian terimakasih dan hormat saya:
    Prof. Bambang Soebali
    Ketua 3 DHD Angkatan 45 Jawa Timar.
    Kantor: Gedung Juang 45 Jl. Majen Sungkono 106 Surabaya tel. 031-5677206
    Alamat email: bswihono@yahoo.com

    CC: DHN Angkatan 45 di Jaka

    • condee78 said,

      February 10, 2011 at 6:42 am

      wah..saya turt berduka pak atas kejadian yang anda alami..hmm, mungkin juga kurang pelicin pak, hihihi…jadi blum di urus sampai skrng..

      oia, bapak juga bisa laporkan ini via website resmi polisi indonesia, di http://www.polri.go.id
      pilih saja laporan masyarakat, nanti bapak bisa utarakan diform yang telah disediakan.

      smoga masalah bapak dapt cept ditangani, terimakasih ^^

      • February 17, 2011 at 1:52 pm

        Adik Polisi yg saya cintai.
        Katanya polisi adalah pengayom, pelindung dan abdi masyarakat. Kok aduan saya disuruh kirim ke polisi lain. Ini namanya di pingpong. Mestinya adik yang copy dan mengirimnya (forward). Aksi deh <bswihono@yahoo.com)

      • condee78 said,

        February 20, 2011 at 3:12 pm

        waduh pak…perlu diketahui kalo saya ini bukan polisi, saya cuma masyrakt biasa..lagipula bukannya saya gak mau forward, tapi harus bapak ketahui juga, masyarakt biasa itu belum tentu punya koneksi internet sendiri,nah komputer aja gak punya pak, gimana mau memforward, saya bisa nge-net aja udah syukur, bahkan dengan net yang koneksinya “Keong Racun”. bapak ini seorang yang terpelajar, nah ko bisa2nya mengomentari kalau saya main pingpong
        saya cuma bisa bantu bapak sampe situ, so…sebelum anda dihargai polisi, hargailah dulu orang lain yang ingin membantu bapak..e5

  3. February 27, 2011 at 4:38 am

    Adik Condee,
    Adik tidak mau forward ya tidak apa-apa, memang keluhan saya itu ditujukan kepada petugas yang bersangkutan. Mudah-mudahan dia membacanya dan tergerak untuk menindaklanjuti sesuai dengan janjinya. Mestinya kan begitu karena masyarakat menilainya.

    • February 27, 2011 at 4:51 am

      Adik Condee 78,
      Adik tidak mau forward ya tidak apa-apa, karena keluhan saya ditujukan langsung kepada petugasnya. Saya yakin dia membacanya dan menindaklanjuti sesuai dengan janjinya. Mestinya demikian karena masyarakat menilainya.

  4. genuri said,

    November 26, 2013 at 9:12 am

    saya mempunyai masalah denga anggota polisi herannya saya itu korban KDRT tetapi kenapa saya selalu dibuat seolah saya tersangkanya…heran…gmn mau bersih ni lantai kalo sapune ngeres…gini…

  5. genuri said,

    November 26, 2013 at 9:15 am

    anggota polisi yang saya adukan pangkatnya cuma AIPDA tetapi saya merasakan bahwa orang ini kebal hukum , dan lebih menggelitik lagi sudah tau bersalah rekan lainnnya yang seprofesi bukannya menasehati melainkan menekan saya dengan segala dalioh dan kewenangan yang dia punya yang intinya mempersulit saya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: